Desa Hanok (Rumah tradisional Korea)

Minggu, 08 Mei 2011

Tanggal 14 bulan Februari yang lalu adalah salah satu Hari Raya terbesar di Korea bernama Hari Seol. Pada hari itu ada banyak acara yang diadakan di seluruh Korea dan semuanya cukup menarik. Untuk edisi minggu ini, saya telah mengunjungi suatu tempat yang mengadakan acara di Hari Seol untuk masyarakat yaitu Desa Hanok atau Desa Rumah tradisional Korea di pusat Seoul.
Di lapangan utama Desa Hanok, upacara ritual pemanjatan doa tahun baru dilakukan sebagai acara utama hari ini. Seorang pemimpin perempuan menari dan berdoa untuk masyarakat, serta daging babi dan buah-buahan untuk arwah nenek moyang juga disediakan. Pemimpin upacara membunyikan lonceng sambil memanjatkan harapan masyarakat, agar selalau selamat dan bahagia jauh dari musibah atau bencana dalam tahun ini. Walaupun cuacanya cukup dingin di Seoul, tempat ini sangat ramai dengan kerumunan orang yang mengharapkan keselamatan bagi keluarganya maupun bangsanya. Acara ini berlangsung selama 3 hari dari jam 11 pagi sampai jam 5 sore, dan bermacam-macam kegiatan yang menyenangkan dan aktif disajikan. Disini peserta upacara ritual atau pengunjung dapat menikmati atau mencicipi masakan Korea, membuat alat permainan tradisional Korea yaitu Jaegichagi atau sepak Jaegi, Yeonnaligi atau permainan layangan dan konser musik tradisional Korea. Khususnya, acara ini menjadi kesempatan yang baik bagi keluarga dengan anak-anak untuk belajar tentang kebudayaan atau adat istiadat Korea.
Di antara sekian banyak kegiatan, ada satu yang menarik perhatian saya, yaitu ramalan dalam tahun ini, Ayo! coba tahu peruntungan saya. Menurut peramal, peruntungan saya dalam tahun ini sangat buruk karena kemungkinan seseorang akan mengambil pekerjaan saya. Mudah-mudahan saja, tidak terjadi ya. Nah, Desa Hanok ini mempunyai nuansa khas Korea yang unik dan nyaman, jadi sebenarnya tempat ini sudah merupakan salah satu tempat pariwisata yang terkenal di daerah Seoul sejak dibuka pada tahun 1998. Makanya, tempat ini dari dulu sering dikunjungi oleh cukup banyak warga negara asing dan acara khusus kali ini juga ramai dengan turis asing. Berikut ungkapan dari pengunjung Indonesia yang sedang menikmati acara ini.
Saya yakin anda cukup memperhatikan produk kebudayaan Korea seperti lagu dan sinetron, namun anda belum tahu banyak tentang kebudayaan tradisional Korea, iyakan? Nah kalau anda mau mengetahui kebudayaan Korea yang asli, inilah tempat yang benar-benar anda cari. Walaupun acara khusus untuk Hari Seol hanya selama 3 hari, berbagai acara khas Korea disiapkan setiap hari kecuali hari Selasa di Desa Hanok ini, dan saya yakin anda pasti merasa senang jika berkunjung ke tempat ini.






sr : KBS World

0 komentar:

Posting Komentar